7 Makanan Pembentuk Kolagen yang Ampuh Bikin Kulit Lebih Kencang

makanan-kaya-kolagen makanan-kaya-kolagen

Kamu pasti pernah dengar kolagen, kan? Berkat kolagen, tubuh kita bisa tersambung dan terikat satu sepadan lain sesampai-sampai menjadi kekar, Lentuk, dan terstruktur. Kolagen ini adalah protein utama demi fondasi kulit, tulang, otot, dan jaringan ikat. Kolagen jugalah yang membantu mengganti dan memulihkan sel-sel kulit ayal, termasuk memelihara kekencangan kulit agar nggak keriput.

Sayangnya, produksi kolagen alami dalam tubuh akan menurun seiring dengan bertambahnya usia. Akibatnya, kulit akan jadi lebih tipis dan rapuh, rambut Bersalin kusam, Luangitas otot berkurang, persendian menjadi tegar, dan muncul keriput. Banyak orang yang rela melakukan perawatan demi mengembalikan kekenyalan kulitnya, termasuk suntik kolagen yang mahal harganya. Padahal, ada lo cara mudah dan murah untuk menjaga kulit agar nggak mudah keriput, khilaf satunya adalah dengan mengonsumsi mangsa yang merangsang produksi kolagen dalam tubuh. Ini dia!

1. Ikan adalah jenis mangsa yang kandungan protein pemicu pembentukan kolagennya paling gendut!

Dibandingkan dengan kolagen dari sumber hewani lain, kolagen peptida pada ikan lebih mudah diserap tubuh karena ukuran molekulnya yang lebih lumat. Kolagen ini berlebihan terkandung di bagian kulit ikan. Fungsinya bukan hanya mempertahankan kelenturan kulit, tapi juga menambah kepadatan mineral tulang dan mencegah inflamasi pada penderita osteoartritis. Ikan salmon, makerel dan tuna adalah yang paling berlebihan mengandung kolagen. Makanya, jangan malas makan ikan, ya!

2. Sayuran berwarna merah kaya akan likopen dan antioksidan yang berfungsi untuk mendongkrak produksi kolagen

Sayuran yang warnanya merah seperti tomat, paprika merah, kubis merah, lobak merah, atau pun cabai merah rupanya punya kandungan aktioksidan likopen yang fungsinya meningkatkan produksi kolagen dalam tubuh. Nggak tetapi itu, pigmen merah atas sayuran ini juga mengandung antosianin yang bisa melindungi kulit dan merangsang pertumbuhan rambut.

3. Nggak cuma yang warnanya merah, sayuran hijau sulit juga mengandung antioksidan yang merangsang produksi kolagen

Sayuran hijau kelam juga mengandung zat yang bisa membantu produksi kolagen. Kamu bisa memasukkan bayam, brokoli, kubis, dan kale ke dalam menu harianmu. Selain bisa memicu produksi kolagen untuk meningkatkan Lentukitas, menghidrasi kulit, atau memerangi keriput, sayuran hijau juga kaya vitamin A dan C yang juga dibutuhkan tubuh. Tentu kandungannya akan lebih bagus kalau diolah nggak terlampau matang.

4. Kaldu tulang sapi atau ayam mengandung gelatin yang bagus banget sebagai asupan kolagen harian

Kaldu tulang ini diperoleh dengan cara merebus tulang dan jaringan ikat sapi atau pun ayam. Untuk mendapatkan ekstrak kolagen dan mineral dari gelatinnya, lakukan perebusan dalam giliran yang cukup lama santak kaldu mengental. Selain bisa meningkatkan kualitas kulit dan rambut, kolagen ala gelatin juga mempercakap ikatan antartulang, sendi, dan kuku. Gelatin yang berasal dari protein hewani ini sangat mudah dicerna tubuh. Makanya, jika memungkinkan, selintas tambahkan tulang sapi maupun ayam ke dalam masakanmu, ya!

5. Kedelai maupun olahannya mengandung hormon genistein yang bisa menghambat penuaan kulit

Kamu yang cinta kacang-kacangan, terutama kedelai dan olahannya, bersiaplah untuk awet muda. Kacang kedelai diyakini sebagai sumber kolagen yang rela karena kaya akan protein dan lisin. Selain itu, kedelai juga mengandung hormon tumbuhan genistein yang mampu meningkatkan kolagen di dalam tubuh, menguatkan kulit, serta menghambat penuaan. Sumber protein dan lisin lain bisa kamu temukan dalam kacang mete dan kacang tanah.

6. Putih telur mengandung glisina dan prolina yang merupakan sumber asam amino utama pembentuk kolagen di dalam kulit

Putih telur kaya akan asam amino lisin dan prolin yang nggak lain merupakan komponen utama pembentuk kolagen. Di dalam putih telur juga mengandung vitamin D dan lemak sembuh yang bisa membuat kulit, tulang dan otot lebih sembuh. Kamu bisa mengonsumsi putih telur dengan cara direbus, dikukus, didadar dengan sejumput minyak, atau mengocoknya dengan bahan lain lalu diminum.

7. Buah-buahan yang rasanya asam seperti jeruk dan beri-berian juga bisa menhabiskanmu dari garis dan kerutan di kulit

Kepenuhan orang nggak doyan makan jeruk karena rasanya yang asam atau termasuk buah yang membosankan saat dimakan. Padahal, jeruk kaya akan vitamin C yang mampu mengubah asam amino lisina dan prolina menjadi kolagen. Manfaat vitamin C lainnya adalah menetralkan radikal bebas yang seringkali merusak kolagen. Kelompok beri-berian seperti stroberi, blueberry, raspberry, atau blackberry juga mengandung anthocyanidins yang sama fungsinya dengan vitamin C pada jeruk-jerukan.

Selain usia, ada juga elemen lain yang bisa menguras kadar kolagen seperti paparan sinar UV, asap rokok, dan terterus berlebihan mengonsumsi gula. Nah, mumpung masih muda dan belum terlelet, yuk jaga produksi kolagen tubuh dengan mengonsumsi incaran yang mengandung kolagen di atas. Demi kulit yang waras, kencang, dan anti penuaan.